Mengetahui kualitas Daging Ayam dengan Uji Organoleptik




Mengetahui kualitas Daging Ayam dengan Uji Organoleptik. Uji organoleptik adalah analisa yang di dasarkan pada penilaian indera manusia yang meliputi warna, tektur, bau, bentuk dan penampakan keseluruhan. Kalau kita membeli daging di supermarket, tidak ada masalah, karena daging yang di jual biasanya segar, memiliki tanggal kadaluarsa dan tanggal pemotongan serta di simpan pada suhu dingin. Tapi berbeda kalau beli daging ayam di pasar tradisional. Seringkali saat ingin membeli daging ayam di pasar tradisional, kita bingung dalam menentukan daging mana yang mau kita beli. Ada ketakutan kalau kualitas daging yang di jajakan tidak lagi baik. Jangan kuatir, setelah anda mengetahui parameter kualitas daging ayam yang baik berdasarkan penilaian Indera ini, anda akan mempunyai kemampuan untuk melihat dan memutuskan kualitas daging ayam apakah daging yang akan anda beli itu kualitasnya masih bagus.

Cara mengetahui kualitas daging ayam

Biasanya dalam membeli daging kita membelinya dalam bentuk potongan ataupun whole meat. Kalau dalam bentuk potongan, maka akan lebih mudah melihatnya. Karena warna daging dapat di amati. Tetapi kalau ayam utuh, kulit masih membungkus daging, sehingga yang perlu kita lihat hanya penampakan kulit ayamnya saja. Cara menentukan kualitas daging ayam dapat di lihat dengan dengan menggunakan parameter-parameter berikut ini, yaitu:

1. Warna dan Penampakan
Cara termudah untuk mengetahui mutu daging ayam adalah melalui penampakan dan warnanya. Untuk ayam utuh penampakan dan warna yang terlihat adalah pada bagian kulit luarnya saja. Ayam utuh yang berkualitas baik akan memiliki

  • warna kulit ayam putih agak kekuningan,
  • kulit utuh, tidak memar, tidak sobek dan tidak terdapat goresan

Sedangkan menentukan kualitas daging ayam yang telah di potong per bagian lebih mudah lagi. Dging ayam sangat unik, karena antar bagian daging memiliki perbedaan warna yang mencolok (white and dark meat).  Warna normal daging dada ayam dalam kondisi mentah adalah pink pucat, sedangkan warna paha dan lengan adalah merah gelap. Jika daging tidak lagi memiliki penampakan dan warna yang tersebut tadi, maka harap waspada, karena bisa jadi ada masalah dengan kualitas dan mutu dagingnya.

2. Tekstur
Tekstur daging ayam dapat di rasakan dengan cara menekankan jari ke permukaan. Daging ayam yang baik mempunyai tekstur yang padat, kompak dengan daging yang tebal. Antara kulit dan daging terdapat lapisan lemak yang menyebar merata. Tidak ada tulang yang patah atau bagian-bagian yang memar dan lunak.

3. Bau / Aroma

Daging ayam yang segar mempunyai bau daging yang khas, yaitu sedikit gurih. Jika daging ayam mempunyai bau daging yang menyengat, amis atau sedikit berbau busuk, itu menandakan kualitasnya tidak baik lagi.


Bagikan :